Dalam dua minggu terakhir hampir semua mata tertuju pada konflik antara KPK dan POLRI, entah mana yang benar dan yang dibenarkan dan mana yang salah dan disalahkan, menyaksikan kisah ini seperti menonton "dagelan" hari ini ngomong "A" besok ngomong "B" bahkan tokoh fiksipun dimunculkan dan kisah ini, Yulianto yang menurut Ari Muladi sebagai orang yang memberikan uang kepada pimpinan KPK adalah sosok yang menjadi tanda tanya. seandainya sosok ini ada mudah mudahan bisa menjadi tokoh kunci yang bisa membuka tabir dibalik penyuapan di tubuh KPK, begitu kerap dan seringnya pemberitaan baik media cetak maupun elektronik, menambah vulgarnya kebusukan mafia hukum dimata masyarakat, sehingga bermunculanlah aksi dukung mendukung baik itu turun kejalan atau ikut bergabung disitus jejaring Facebook dan Twitter, dan yang bikin tambah saya geli ada satu group 1 miliyar dukung POLRI sebagai tandingan 1 juta dukung Bibit dan Chandra, kalo sudah begini bukan lagi seperti nonton dagelan tetapi seperti nonton anak kecil yang sedang berantem, yang minta dukungan kepada orang tuannya jika pergumalannya dikalahkan oleh lawannya.
semoga konflik ini tidak menjadi berlarut larut dan juga bisa dijadikan momentum untuk reformasi dan perbaikan total di tubuh Kepolisian RI, atas keprihatinan ini saya coba menggoreskan nalar sebagai dukungan kepada anti korupsi. karena kebisaan saya hanya sebatas ini :

2 comments:
keren gan
mantaps....
mending idenya cicaknya makan tikus gan...
biar aneh...
keren nih mas logo CICAK nya jadi sebuah ekspresi semua orang
Post a Comment